Archive for Februari 2015

6 Tips Aman Belanja Online

Sabtu, 21 Februari 2015
Posted by Riths
Jual beli online tampaknya sudah mulai menjadi gaya hidup baru bagi masyarakat tanah air belakangan ini. Setiap hari jumlah toko online semakin banyak saja, dari mulai yang kecil hingga besar. Selain itu, iklan toko online besar semacam Tokobagus (kini OLX), Berniaga, Elevania, dan lainnya setiap hari selalu menghiasi layar kaca.
Sayangnya meskipun menawarkan banyak kemudahan, terdapat ancaman serius yang sangat membahayakan bagi konsumen yaitu penipuan. Ya, tidak sedikit modus penipuan di internet yang menggunakan kedok jual beli online. Hingga saat ini sudah banyak orang yang dirugikan dengan ulah para penipu ini.
Agar tidak terkena modus-modus yang beredar, disini Jaka akan memberikan tips aman berbelanja Online.

Jenis Situs Jual Beli Online

Sebelum membahas lebih lanjut, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu jenis situs jual beli yang ada di internet. Secara garis besar situs jual beli tersebut dapat dibagi menjadi dua jenis, yakni situs yang menjual langsung barang ke pembeli dan situs yang menyediakan ‘lapak’ bagi para penjual untuk menjual barangnya ke konsumen.
Contoh situs yang menjual langsung barang ke konsumen di antaranya adalah Lazada, Bhinneka, Elevania, Amazon, dan lainnya. Sedangkan situs yang menjadi perantara antara penjual dan pembeli di antaranya adalah KasKusTokobagus (OLX)Berniaga, dan lainnya.
Situs yang menjual langsung barang ke konsumen biasanya lebih aman terutama untuk situs-situs besar. Namun kamu tetap harus berhati-hati terutama untuk situs-situs kecil yang belum terlalu dikenal luas namanya.

Install Anti Virus di Komputer

Sebelum melakukan transaksi jual beli, hal pertama yang harus diperhatikan adalah perangkat untuk mengakses toko online tersebut. Jika kamu mengakses dari PC atau smartphone, pastikan perangkat tersebut sudah terinstal aplikasi anti virus, anti malware, atau anti pishing.
Hal ini sangatlah penting karena banyak virus dan malware saat ini yang suka mencuri data pribadi kamu. Yang mereka curi tidak hanya password dan informasi login, namun juga nomor kartu kredit ataupun data internet banking yang kamu miliki.

Pilih Online Shop Terpercaya

Langkah selanjutnya adalah memiliki toko online yang terpercaya dan memiliki reputasi yang bagus di mata para konsumennya. Luangkanlah waktu kamu untuk mencari informasi toko online tersebut di internet, baik itu di forum-forum ataupun media sosial.
Perhatikan juga peraturan serta kebijakan dari toko online tersebut agar kamu tidak dirugikan di kemudian hari. Sebagai contoh, apakah toko online tersebut dapat mengganti barang yang dibeli apabila terjadi kerusakan atau tidak sesuai dengan deskripsi produknya.
Yang paling penting, jangan pernah menuliskan data pribadi kamu di toko online tersebut, seperti PIN ATM, password internet banking, dan lainnya. Jika ada toko online yang meminta hal tersebut, maka dapat dipastikan bahwa itu adalah modus penipuan.

Kondisi dan Harga Produk

Ketika memilih suatu produk perhatikan dengan seksama deskripsi produk tersebut, apakah produk tersebut baru, bekas, bergaransi resmi, atau melalui black market. Mintalah foto asli dari produk tersebut untuk memastikan bahwa tidak ada cacat terutama untuk produk elektronik atau baju, seperti laptop, baju Korea, dan lainnya.
Perhatikan juga harga dari produk tersebut karena tidak sedikit yang menjualnya dengan harga yang jauh lebih mahal atau lebih murah dari harga pasaran. Lakukanlah perbandingan terlebih dahulu dan jangan pernah tergiur dengan produk yang harganya sangat murah karena kemungkinan besar itu adalah penipuan.
Jangan juga mempercayai penjual yang melakukan modus penjualan barang elektronik dari Batam dengan harga yang sangat murah, seperti hp Android, iPhone second, dan lainnya. Walaupun tidak semua, namun kebanyakan dari mereka adalah penipu karena barang yang mereka jual sangat jauh lebih murah daripada produk aslinya.

Cara Pembayaran

Cara pembayaran yang paling aman adalah dengan melakukan COD (cash on delivery). Jika rumah kamu dekat dengan lokasi si penjual, maka pilihlah jenis pembayaran ini karena kamu juga bisa sekalian melihat kondisi dari barang tersebut, terutama jika kamu membeli barang yang mahal seperti mobil bekas, motor, dan lainnya.
Jika kamu melakukan COD, sangat disarankan untuk tidak pergi sendirian dan memilih tempat transaksi yang ramai. Pasalnya saat ini sudah banyak kasus perampokan yang menggunakan modus transaksi jual beli barang secara COD.
Apabila lokasi kamu dan penjual berjauhan, maka cara paling aman adalah dengan menggunakan sekenis jasa rekening bersama (rekber). Jasa ini biasanya banyak terdapat di Kaskus dan akan menyimpan uang dari pembeli sebelum ia menerima barang yang dikirimkan oleh si penjual.
Sedangkan jika kamu terpaksa untuk melakukan pembayaran langsung melalui transfer ke rekening si penjual, maka pastikan si penjual tersebut memiliki reputasi yang baik. Lihatlah testimoni dari para konsumennya dan jangan pernah mentransfer uang sebelum kamu benar-benar yakin akan reputasi dari penjual tersebut terutama untuk transaksi barang di atas nominal Rp 100 ribu.
Toko online yang benar-benar terpercaya biasanya mencantumkan nomor rekening beserta nama pemilik dari rekening tersebut di situsnya. Catatlah nomor rekening tersebut agar bisa dijadikan sebagai bukti jika terjadi penipuan di kemudian hari.
Untuk situs yang menerima pembayaran melalui kartu kredit, alangkah baiknya jika kamu melakukan pembayaran tersebut melalui jasa layanan kartu kredit seperti PayPal dan lainnya. Jangan pernah memasukkan data kartu kredit jika terdapat hal yang mencurigakan di halaman pembayaran toko online tersebut.
Setelah melakukan pembayaran dengan berbagai cara di atas, simpanlah bukti pembayaran tersebut dengan baik. Hal ini bertujuan untuk melakukan klaim garansi dan yang lainnya jika suatu saat barang yang dibeli rusak atau tidak sesuai dengan harapan.

Pengiriman Barang

Jika tidak melakukan pembayaran dengan COD, maka sudah pasti barang akan dikirimkan melalui jasa pengiriman. Pilihlah jasa pengiriman yang sudah terpercaya dan jangan mudah tergiur dengan ongkos pengiriman yang sangat murah.
Jika barang yang dikirimkan mudah pecah atau rusak, mintalah kepada si penjual untuk membungkusnya dengan kotak kayu, styrofoam, dan bahan pelindung lainnya. Mintalah nomor resi pengiriman kepada si penjual agar kamu dapat memantau proses pengiriman barang tersebut.
Itulah beberapa langkah mudah untuk menghindari penipuan ketika sedang melakukan transaksi jual beli online. Meskipun selalu ada celah untuk melakukan aksi kejahatan, namun setidaknya kamu sudah meminimalisir potensi kejahatan tersebut. Apakah kamu memiliki tips lain untuk menghindari penipuan ketika belanja di internet?
Kalau kita diminta untuk membayangkan mengenai smartphone, pasti yang muncul di pikiran saat ini hanya Android, iPhone, Blackberry, dan semacamnya. Tapi tahukah kamu bagaimana penampakan dari smartphone pertama di dunia?Ya, gambar diatas merupakan foto dari IBM Simon, yang merupakan smartphone keluaran tahun 1994, tepatnya pada 16 Agustus di Amerika Serikat. Cukup jadul? Tentu. Jangan heran apabila orang-orang pada saat itu pun bahkan belum mengenal kata smartphone. IBM sendiri menjuluki handphone tersebut dengan “personal communicator phone” yang berkompetisi langsung dengan PDA pada zamannya.
Apa yang membedakannya dengan PDA generasi awal? IBM Simon dinamakan Communicator karena untuk pertama kalinya ia menggabungkan fungsi dari telepon genggam dengan komputer mini seperti PDA. Fiturnya pada 1994 sudah menjadi yang paling canggih karena dapat membuat panggilan, menerima pesan pager, dan emailLayarnya berukuran 4,5 inci dengan LCD monokrom. Dapat digunakan dengan stylus atau bahkan sentuhan jari. Ia juga menyajikan keyboard virtual dengan form QWERTY yang bahkan memiliki “predictive typing”.

Kalau masih kurang puas, kami tampilkan juga nih video review dari IBM Simon



Ada kabar mengejutkan yang datang dari produsen elektronik raksasa asal Jepang, Sony. CEO Sony, Kazuo Hirai mengungkapkan kemungkinan untuk melepas divisi smartphone dan TV milik Sony karena tak kunjung mendapat keuntungan dari kedua bisnis tersebut. Persaingan ketat dari produsen Korea dan Cina membuat posisi Sony semakin terjepit.
Sebenarnya, smartphone Android dari Sony tak buruk-buruk amat penjualannya. Namun hal itu hanya berlaku untuk varian Sony Xperia high-end saja. Sementara smartphone menengah ke bawah dari Sony tidak terlalu memiliki banyak peminat. Sony nampak kesulitan menciptakan smartphone menengah ke bawah dengan harga murah. Padahal yang kita tahu, SamsungASUS, Xiaomi, dan Lenovo memiliki banyak lini produk di harga menengah ke bawah. Dan terbukti, keempat produsen smartphone tersebut bisa unjuk gigi saat ini.
Ke depannya, Sony akan lebih fokus ke divisi entertainment, dalam hal ini adalah konsol PlayStation yang memang masih mendatangkan pundi-pundi keuntungan untuk Sony. Selain itu, Sony juga masih memiliki divisi kamera, dimana sensor yang mereka miliki banyak digunakan oleh produsen smartphone lainnya. Kalau nantinya hal ini benar-benar menjadi kenyataan, maka bukan kali ini saja Sony melepas unit bisnisnya. Sebelumnya, Sony sudah melepas VAIO dan berhenti bermain di segmen notebook.
Baterai merupakan masalah utama para pengguna smartphone. Saat sedang tertidur, kita tentu sudah tidak menggunakan smartphone. Namun banyak aplikasi yang berjalan di background dan membuat baterai kita cepat habis. Cara yang paling ampuh adalah mematikan smartphone kita. Akan tetapi, dengan mematikan smartphone, kita tidak akan mendapatkan notifikasi sms atau telepon dari orang-orang terdekat kita.
Kali ini Reza akan memberitahu cara agar kamu bisa menghemat baterai smartphone saat sedang tidur, namun masih tetap dapat menerima notifikasi dari orang lain.Berikut adalah langkah-langkahnya:
  • Yang pertama kamu lakukan adalah download dan install aplikasi Agent di Android kamu. Jika kamu ingin mencari di-playstore gunakan keyword Agent - do not disturb & more\
  • Buka aplikasinya kemudian pilih Sleep
  • Masuk ke tab Configure kemudian atur dahulu Waktunya. Jika sudah, klik Ok lalu pilihMore Settings
  • Kemudian ceklist pilihan yang menurut kamu pas lalu kembali ke home. Secara otomatis aplikasi ini akan berjalan dengan sendirinya mengikuti waktu yang telah ditentukan
  • Aplikasi ini tidak hanya bisa digunakan untuk meng-otomatisasi waktu tidur, tetapi juga bisa digunakan untuk meeting, parking dan saat mengendarai. Selamat mencoba.
Hampir semua yang hidup di dunia ini membutuhkan energi atau tenaga untuk menjalankan aktifitasnya, termasuk juga benda mati seperti smartphone Android. Perangkat tersebut memiliki baterai yang tentunya bisa habis, dan layaknya manusia, hal tersebut juga bisa dikembalikan seperti semula dengan proses charging.
Hanya saja, proses charging yang lama membuat para penggunanya geram, terlebih jika sedang dalam keadaan mendadak. Nah, sekarang Jaka ingin berbagi sedikit tips agar proses charging bisa berjalan sedikit lebih cepat.
1. Matikan Smartphone Pada Saat Charging
Dengan mematikan smartphone ketika proses charging, maka proses pengisian daya akan semakin terfokus. Terbukti, smartphone yang di-charging dalam keadaan mati dapat mempercepat pengisian daya 12% dari waktu normal ketika smartphone dalam kondisi menyala.
Hal ini disebabkan karena ketika smartphone dalam kondisi menyala, masih ada beberapa proses yang berjalan, sehingga tetap memakan baterai meskipun jumlahnya kecil.
2. Mengaktifkan Airplane Mode atau Mode Pesawat
Jika dengan mematikan smartphone dinilai terlalu ekstrem, karena bisa saja ada pesan penting yang dikirimkan via BBM , WhatsApp atau lainnya, maka dengan menggunakan Airplane Modeadalah pilihan yang bijak.
Seperti kita ketahui, bahwa pemakaian sumber daya tertinggi adalah :(bisa saja berbeda-beda disetiap smartphone)
  • Kecerahan Layar / Brightness
  • Cell Standby: Penerima Sinyal Telepon
Maka dengan menggunakan Airplane Mode akan banyak membantu untuk mempercepat proses charging itu sendiri.
3. Gunakan Charger Original
Meskipun tidak banyak membantu, tetapi setidaknya ini dapat mengurangi kerusakan pada baterai kamu yang berakibatkan terjadinya kebocoran. Karena dengan tidak menggunakan charger original dari smartphone tersebut, besar kemungkinan daya yang dikirimkan tidaklah sama.
Pasalnya, tegangan disetiap charger adalah berbeda-beda, tergantung baterai yang digunakan, tegangan tidak boleh rendah dan juga terlalu tinggi.
Reza akan beri kamu 2 Contoh Charger, Samsung & SonyPerhatikan lingkaran diatas, Charger Samsung tersebut menunjukan bahwa ia memiliki tegangan daya sebesar 2.0 A atau sebesar 2000 mA.
Sedangkan Charger Sony, memiliki tegangan yang sedikit lebih rendah, yaitu 1.5 A atau 1500 mA.
Kesimpulan
Dari contoh 2 charger tadi dapat disimpulkan bahwa tidak semua smartphone mampu menampung tegangan daya yanag sama. Jika smartphone kamu hanya memiliki tegangan 1000 mA lalu menggunakan charger dengan tekanan 2000 mA, proses charging memang akan berlangsung lebih cepat, tetapi sebagai resiko adalah masa cycling baterai yang menipis dan rentan terjadinya kebocoran. Begitu juga sebaliknya.
Mungkin kamu pernah saat kamu sedang sibuk dengan pekerjaan rumah ataupun sedang melakukan kegiatan penting dan meninggalkan Android kamu di suatu tempat. Setelah selesai mengerjakannya, kamu lupa dimana tempat kamu menaruh Android tersebut. Beberapa orang yang mengalami hal tersebut mungkin akan sedikit panik.
Ternyata, ada cara yang cukup unik untuk menemukan dimana keberadaan Android kamu. Hanya dengan siulan, Android kamu akan berdering dan kamu pun dapat menemukannya dengan mudah. Bagaimana caranya?

  • Kamu juga dapat mengatur sensitivitas suara kamu di Whistle Sensitivity Setup
Sekarang kamu tidak perlu lagi khawatir lupa menaruh dimana Android kamu. Cukup dengan bersiul, Android tersebut akan berbunyi dengan sendirinya
Sering kali kita menyaksikan efek keren di film-film besar, sebut saja seperti The Avengers, Hulk atau bahkan Spiderman. Tapi tahukah kamu, dibalik kerennya film tersebut, ternyata ada hal unik dalam pembuatan atau pengambilan gambar pada film tersebut.
Ternyata efek-efek seperti hancurnya gedung tinggi dan pegunungan yang hampir tak terbayang lokasinya dimana, bisa dibuat dengan begitu mudah tanpa harus ke lokasi aslinya langsung.
Penasaran? Lihat foto-foto berikut.

1. 300 - Rise of an Empire

2. The Avengers

3. The Monuments Men

4. The Chronicles of Narnia

5. Maleficent

6. Rise of the Planet of the Apes

7. Robocop

Sumber:Tertera di Gambar
Google adalah mesin pencari yang paling populer dan banyak digunakaan saat ini. Kerennya, setiap Negara masing-masing memiliki Google versi lokalnya tersendiri. Seperti Malaysia dengan https://www.google.com.my, Kanada dengan https://www.google.ca dan Jerman dengan https://www.google.de dan Indonesia sendiri dengan https://www.google.co.id
Tapi tahukah kamu kalau Google.com dan Google.co.id memiliki perbedaan. Pada dasarnya, Google.com adalah mesin pencari dengan skala Global. Skala global di sini dimaksudkan untuk mencari informasi dari seluruh negara yang ada di dunia dan tidak terbatas oleh Bahasa dari Negara tertentu.
Sedangkan Google.co.id adalah pencarian yang hanya mencangkup Negara Indonesia saja jika mencarinya dengan kata kunci berbahasa Indonesia. Nah, itu adalah perbedaan mendasar dari Google.com dan Google.co.id. Tapi ada juga perbedaan lucu antara keduanya, Simak ulasan berikut.

Keyword "Foto"

Keyword "Video"

Keyword "3GP"

Gimana? Sekarang udah tau kan apa bedanya? Hehe
Dalam kegiatan sehari-hari, apalagi yang aktifitasnya sering berhadapan dengan komputer, pasti sudah tidak asing lagi dengan media storage yang bernama Flashdisk.
Ya, perangkat satu ini memang bisa disebut cukup viral untuk membantu pekerjaan seseorang, seperti memindahkan data dari satu perangkat ke perangkat lainnya.
Hanya saja, terkadang kita tidak patuh akan cara merawat Flashdisk yang benar dan tepat. Berikut adalah beberapa tips yang mungkin akan berguna memperpanjang umur atau masa pakai dari Flashdisk kamu.

Cabut Flashdisk Dengan Cara yang Benar

  • Tak banyak pengguna yang tahu bagaimana prosedur yang benar dalam mencabut Flashdisk ketika sedang tercolok di Komputer. Apalagi ketika Flashdisk sedang bekerja (membaca dan menulis data), tentu dengan pencabutan paksa akan merusak komponen Flashdisk itu sendiri.Ini ibarat mematikan PC langsung dari Sumber Listriknya. Cara mencabut Flashdisk yang benar adalah klik icon yang ada di pojok kanan bawah yang bergambarkan icon USB, lalu klikEject.

Jangan Terlalu Sering Menggunakan USB Hub

  • Penggunaan USB Hub memang cukup digemari oleh banyak kalangan, karena memang hal tersebut memberikan kenyamanan tersendiri, pasalnya dengan menggunakan alat tersebut Port USB akan bertambah jumlahnya.Hanya saja, Hal tersebut tidaklah baik untuk kesehatan Flashdisk, apalagi jika digunakan secara rutin, karena jika USB Hub yang digunakan 'daya strum'-nya tidak begitu cocok, alhasil proses (baca dan menulis) akan menjadi lebih lambat, dan tentunya hal ini tidak baik bagi Flashdisk itu sendiri.
    Oleh karena itu, Gunakan USB Hub hanya dalam kondisi tertentu, misalkan Port USB sudah penuh, dan jangan sekali-kali gunakan USB Hub untuk melakukan copy file diatas 500MB.

Jika Tercebur ke Air, Jangan langsung digunakan

  • Ini adalah Tips penting, Pada dasarnya, Jika sebuah Flashdisk tercebur ke air, tidak ada kerusakan yang akan dialami. Hanya saja, kamu harus menunggu Flashdisk tersebut sampai benar-benar kering. Misal, Tercebur hari ini, maka kamu harus menunggunya dan memastikan bahwa Flashdisk itu kering sampai esok hari.Dengan begitu, dijamin Flashdisk kamu tidak akan rusak, dan tetap akan bisa beroperasi normal seperti biasanya.

Rajinlah Menggunakan Port USB Belakang PC

  • Pada dasarnya, Sebuah PC memiliki 8 Port USB (4 dibelakang & 4 didepan). Tapi port yang didepan keterhubungan dengan kabel lainnya, itulah mengapa ketika kita melakukan sebuah Copy File, maka akan lebih cepat prosesnya jika mencolokan Flashdisk dibelakang PC.Pasalnya, Flashdisk atau hampir semua Storage Device dirancang untuk digunakan searah, jadi harus dicolokan hanya dalam kondisi satu arah saja.
Dari dulu hingga sekarang, Virus Shortcut yang kerap muncul di Flashdisk atau media penyimpanan lainnya masih menjadi momok para penggunanya. Sejatinya, Shortcut ini hadir dikarenakan Flashdisk kamu terinfeksi oleh virus yang didatangkan dari media lainnya (bisa jadi komputer itu sendiri). Dan bisa juga, Komputer yang awalnya bersih dari virus, namun karena ditancapkan dengan Flashdisk yang terkontaminasi oleh Virus ini jadi ikutan terinfeksi.
Sebenarnya tidak sulit untuk menghilangkan virus ini (tergantung sejauh mana virus ini menyabar), Hanya saja, terkadang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melakukan Scanning virus. Sekarang saya ingin membagikan tips cara menghilangkan shortcut di flashdisk.
  • Tancap atau Colokan Flashdisk ke Komputer, Buka Flashdisk tersebut
  • Kemudian klik "Organize" dan klik "Folder and search options"
  • Aktifkan "Show hidden files, folders, and drives" lalu Uncheck pada "Hide protected operating system files (Recommended)". Jika muncul Notice seperti dibawah, Klik "Yes".
  • Nah, biasanya sampai sini Folder yang disembunyikan oleh virus sudah kembali muncul, Hanya saja masih berstatus semi-hidden.
  • Untuk menormalkannya kembali, Silahkan buka CMD (Command Prompt), Setelah terbuka, ketika lokasi dimana Flashdisk berada, Misal: Drive H, berarti ketik H:
  • Selanjutnya, Ketikan attrib -s -r -h /s /d di CMD, seperti gambar dibawah. Kemudian tekan Enter.
  • Sekarang cek Flashdisk kamu, Apakah semua Folder sudah kembali Normal lagi. Jika sudah, silahkan hapus Folder yang menurut kamu aneh dan tidak jelas.
Sejatinya, cara diatas hanya berlaku untuk mengembalikan folder yang disembunyikan oleh Virus Shortcut dan menghilangkan virus shortcut secara sementara. Jika Flashdisk kembali dicolokan ke Komputer yang terinfeksi Virus Shortcut, bisa jadi hal serupa akan terjadi lagi.
Cara paling ampuh untuk mengatasi hal ini adalah dengan menggunakan Antivirus, Kamu bisa melakukan Full Scan terhadap setiap Drive yang ada, termasuk Flashdisk.
Welcome to My Blog

Follow Me

Gundam Cursor

Mobile Suit Gundam 0083 - RX 78GP 01

Effect

My Playlist

Popular Post

Blogger templates

Powered By Blogger
Reza. Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Pages

Followers

- Copyright © Reza's Zone -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -